Pangdam Siliwangi Ingatkan Generasi Muda Jaga Kemurnian Ajaran Agama

    Pangdam Siliwangi Ingatkan Generasi Muda Jaga Kemurnian Ajaran Agama
    Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih

    BANDUNG - Di tengah derasnya arus informasi era digital, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menyampaikan pesan penting kepada generasi muda dan para santri. Beliau menekankan urgensi untuk menyaring informasi agar tidak terjerumus pada pemahaman agama yang menyimpang dan berpotensi membahayakan.

    Pesan krusial ini disampaikan Pangdam III/Siliwangi dalam dialog dengan awak media di Markas Kodam III/Siliwangi, Kota Bandung. Beliau menegaskan bahwa pemahaman ajaran Islam sejatinya harus berakar kuat pada Al-Qur'an dan hadis, serta diperoleh melalui bimbingan para ulama dan guru yang mumpuni.

    Mayjen TNI Kosasih menyoroti kebutuhan mendesak untuk membekali generasi muda dan santri dengan pemahaman agama yang utuh dan komprehensif. Tujuannya adalah membangun benteng pertahanan yang kokoh terhadap narasi-narasi menyesatkan yang mengatasnamakan agama, namun justru berpotensi menimbulkan mudarat bagi individu, masyarakat, maupun tatanan bangsa.

    Menurut pandangan Pangdam, inti ajaran agama adalah membawa pesan kebaikan, keselamatan, cinta kasih, dan kemaslahatan universal. Oleh karena itu, setiap ajakan yang mendorong tindakan ekstrem, kekerasan, atau merusak tatanan kehidupan tidak sepantasnya diterima sebagai bagian dari ajaran agama yang luhur.

    "Jangan sampai generasi muda, khususnya para santri, terpengaruh pemahaman yang keliru. Islam itu berpedoman pada Al-Qur'an dan hadis. Jangan sampai ada yang memahami bahwa tindakan merusak diri sendiri atau orang lain itu seolah-olah bagian dari jalan agama, " ujar Mayjen TNI Kosasih, Rabu (26/04/2026) .

    Lebih lanjut, Mayjen TNI Kosasih mengingatkan bahwa semangat religiusitas harus selalu beriringan dengan kecintaan pada tanah air, kepedulian terhadap sesama, serta komitmen kuat untuk menjaga persatuan bangsa. Ia optimis bahwa pemahaman agama yang benar akan membentuk pribadi yang damai, bijaksana, dan berkontribusi positif bagi lingkungan.

    Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi juga menggarisbawahi peran vital keluarga, institusi pesantren, lembaga pendidikan formal, tokoh agama, serta lingkungan sosial dalam melindungi generasi muda dari ancaman paham menyimpang. Pembinaan yang konsisten dinilai sebagai kunci agar generasi muda mampu menyaring informasi keagamaan secara kritis.

    Mayjen TNI Kosasih juga menegaskan peran strategis media dalam menyajikan informasi yang mendidik, menyejukkan, dan memperkuat pemahaman masyarakat. Pemberitaan yang bertanggung jawab diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam menjaga kerukunan dan ketahanan bangsa.

    Pesan mendalam dari Pangdam III/Siliwangi ini menjadi pengingat kolektif bahwa upaya melindungi generasi muda dan santri dari paham menyimpang tidak hanya melalui pendekatan keamanan, tetapi juga melalui pendidikan, keteladanan, penguatan karakter, serta penanaman pemahaman agama yang lurus, toleran, dan damai. (PERS) 

    pendidikan agama generasi muda keamanan nasional kerukunan umat literasi digital pesantren pendidikan agama generasi muda keamanan nasional kerukunan umat literasi digital pesantren
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Pangdam III/Siliwangi Jadi Pembicara Utama...

    Artikel Berikutnya

    Menhub Apresiasi Kesiapan Korlantas Polri...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Peringati HUT Kodam XVII/Cenderawasih ke-63 dan HUT Kodim 1712/Sarmi ke-18, Kodim Sarmi Gelar Tasyakuran
    Polisi Selidiki Kebakaran Rumah di Padang Panjang, Belasan Jerigen BBM Diamankan dari Lokasi
    Polsek Tanjung Mutiara Perketat Pengawasan SPBU Tiku, Cegah Penyalahgunaan Solar Subsidi
    Tim Kapak Merah Polsek IV Nagari Ringkus Pelaku Curanmor, Motor Curian Diamankan di Kelok 44
    Awasi Distribusi Solar Bersubsidi, Polres Agam Intensifkan Pengawasan SPBU di Kawasan Maninjau

    Ikuti Kami