Diskusi Gizi Nasional di NTB: Dari Sate Rembiga ke Solusi Wilayah Pinggiran

    Diskusi Gizi Nasional di NTB: Dari Sate Rembiga ke Solusi Wilayah Pinggiran
    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI Dadan Hindayana dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal

    MATARAM - Suasana santai makan siang di Pendopo Tengah Gubernur NTB, Rabu (12/5), tak disangka menjelma menjadi arena diskusi mendalam mengenai masa depan gizi masyarakat Indonesia. Di tengah kelezatan hidangan khas Lombok seperti sate rembiga, ayam taliwang, telur goreng, dan plecing kangkung, terjalin percakapan penting antara Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI Dadan Hindayana dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Fokus utama mereka adalah perjalanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang semakin merambah ke wilayah-wilayah pinggiran.

    Pertemuan ini terasa begitu cair, jauh dari kesan formalitas birokrasi yang kaku. Dadan Hindayana hadir bersama rombongan dari Jakarta dan tim Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Lombok, sementara Gubernur NTB didampingi oleh Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik dan Ketua Satgas MBG NTB Fathul Ghani. Kehangatan silaturahmi semakin terasa ketika Dadan memuji cita rasa plecing kangkung khas Lombok yang menurutnya memiliki keunikan tersendiri dibandingkan daerah lain. Sapaan ringan dari Gubernur Miq Iqbal pun turut menambah semarak suasana.

    Di balik obrolan santai tersebut, tersembunyi pembahasan serius mengenai tantangan dalam pelaksanaan Program MBG. Dadan mengakui, sebagai lembaga baru yang mengemban program berskala nasional, BGN dihadapkan pada berbagai rintangan di tahap awal. "Kalau pemerintah harus membangun dapur sendiri semuanya tentu berat dan membutuhkan waktu lama. Sementara Presiden meminta program ini segera berjalan. Dari situlah lahir pola kemitraan bersama masyarakat melalui yayasan, " ungkapnya.

    Ia menambahkan bahwa percepatan program dan tingginya antusiasme masyarakat terkadang membuat pelaksanaan di lapangan tidak selalu berjalan mulus. Dadan memandang kritik dan sorotan publik sebagai bagian tak terpisahkan dari proses membangun layanan publik berskala besar. "Kalau memulai kebaikan besar untuk masyarakat, kita memang harus siap menerima kritik dan sorotan. Yang penting terus diperbaiki agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat, " tegasnya.

    Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menimpali, pemerintah daerah sejak awal telah berupaya keras melakukan konsolidasi dengan pemerintah kabupaten/kota demi kelancaran optimalisasi Program MBG di seluruh wilayah NTB. Berdasarkan data BGN per 9 Mei 2026, NTB telah berhasil membangun 820 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Program ini telah melibatkan 39.023 relawan dan menjangkau 1.832.808 penerima manfaat.

    Lombok Timur memimpin dengan jumlah SPPG terbanyak, yakni 258 unit, diikuti oleh Lombok Tengah dengan 179 unit, dan Lombok Barat dengan 126 unit. Capaian gemilang ini menuai apresiasi langsung dari Kepala BGN RI. Dadan Hindayana memuji NTB sebagai salah satu daerah dengan progres pelaksanaan MBG terbaik secara nasional, bahkan melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah pusat.

    Namun, Miq Iqbal menekankan bahwa masih ada beberapa wilayah pinggiran yang belum sepenuhnya terjangkau. Ia mengidentifikasi beberapa desa yang memiliki potensi untuk dilayani satu unit SPPG, baik di sekolah maupun pondok pesantren, namun belum menarik minat mitra penyelenggara karena kendala geografis. "Program ini sangat dibutuhkan masyarakat di wilayah-wilayah tersebut, " ujarnya dengan nada prihatin.

    Menanggapi hal tersebut, Dadan memastikan BGN akan segera menindaklanjuti laporan dari pemerintah daerah. Tujuannya adalah agar titik layanan baru dapat segera dipetakan dan pelaksanaannya dipercepat, demi memastikan tak ada lagi anak Indonesia yang terlewatkan dari program gizi penting ini. (PERS) 

    gizi nasional program mbg ntb diskusi publik pembangunan daerah kemitraan pemerintah
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula...

    Artikel Berikutnya

    Menhub Apresiasi Kesiapan Korlantas Polri...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Polsek Tanjung Mutiara Perketat Pengawasan SPBU Tiku, Cegah Penyalahgunaan Solar Subsidi
    Tim Kapak Merah Polsek IV Nagari Ringkus Pelaku Curanmor, Motor Curian Diamankan di Kelok 44
    Awasi Distribusi Solar Bersubsidi, Polres Agam Intensifkan Pengawasan SPBU di Kawasan Maninjau
    Polri Hadir di Tengah Duka, Kapolsek Tanjung Emas Pimpin Doa Pemakaman Remaja Korban Tenggelam
    Aktivis Anti Korupsi Kabupaten Pekalongan Adukan Dugaan Pengondisian Tender Rp.15 Miliar ke GNPK-RI Pusat

    Ikuti Kami