JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara langsung mengapresiasi kemajuan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase 2A, khususnya rute Bundaran HI hingga Kota. Apresiasi ini tidak hanya tertuju pada progres yang sesuai jadwal, namun juga pada dampak positifnya dalam penyerapan tenaga kerja.
Dalam kunjungannya ke lokasi proyek MRT Jakarta Fase 2A di Harmoni-Sawah Besar, Gibran menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia secara khusus menyoroti peran vital tim pekerja konstruksi yang diperkirakan mencapai 3.800 orang.
"Terima kasih Pak Direktur (MRT Jakarta), beserta tim dan juga terutama tim pekerja konstruksi di sini kira-kira 3.800-an (orang). Terima kasih sudah bekerja pagi, siang, malam sehingga progres pembangunan di sini bisa sesuai 'timeline', " ujar Gibran, Selasa (12/05/2026).
Saat meninjau terowongan MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun Harmoni-Sawah Besar, Wapres Gibran tampak mengenakan rompi Alat Pelindung Diri (APD) berwarna hijau muda dan helm proyek. Beliau didampingi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat.
Gibran menekankan bahwa proyek pembangunan stasiun MRT Jakarta Fase 2A ini merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Perhubungan. Menurutnya, kolaborasi yang kuat sangat krusial untuk mewujudkan sistem transportasi yang aman, nyaman, modern, dan terintegrasi.
Lebih lanjut, Gibran menambahkan bahwa transportasi umum yang efektif juga memerlukan dukungan dari kawasan aglomerasi yang memadai. Ia juga menegaskan bahwa penyediaan transportasi yang aman, nyaman, dan modern merupakan salah satu prioritas utama dari Presiden Prabowo Subianto.
Pada kesempatan yang sama, Direktur PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyerapan tenaga kerja. Ia menjelaskan bahwa angka 3.800 hingga 3.900 orang tersebut masih bersifat parsial, belum termasuk sektor pendukung lainnya.
"Ini belum termasuk di 'back end'-nya, ada 'office', kemudian ada 'outsourcing support' dan sebagainya. Belum termasuk itu di lapangan saja 3.900 pekerja, " ungkap Tuhiyat.
MRT Jakarta Fase 2A dirancang untuk menghubungkan Bundaran HI dengan Kota sepanjang kurang lebih 5, 8 kilometer. Rute ini akan dilengkapi dengan tujuh stasiun bawah tanah, yaitu Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.
Berdasarkan data teraktual per 25 April 2026, progres konstruksi MRT Jakarta Fase 2A Bundaran HI–Kota telah mencapai angka keseluruhan sebesar 59, 76 persen. Target operasional untuk segmen Bundaran HI–Monas dijadwalkan pada akhir tahun 2027, sementara seluruh jalur hingga Stasiun Kota diharapkan tersambung pada tahun 2029.
Dalam tinjauannya, Wapres Gibran juga berkesempatan melihat langsung capaian konektivitas terowongan bawah tanah yang kini sudah dapat dilalui dengan berjalan kaki, menghubungkan Stasiun Sawah Besar menuju Harmoni. Selain itu, pekerjaan pembangunan dinding stasiun dan diaphragm wall (D-Wall) di area Duta Merlin juga terus menunjukkan perkembangan positif. (PERS)

Updates.