JAKARTA - Pastikan roda organisasi tetap berputar optimal dan program-program PWI Pusat berjalan lancar, PWI Pusat mengambil langkah strategis dengan melakukan penyesuaian susunan kepengurusan harian.
Melalui Surat Keputusan PWI Pusat Nomor 081-PLP/PP-PWI/V/2026 tertanggal 18 Mei 2026, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, secara resmi menunjuk Marthen Selamet Susanto untuk mengemban amanah baru sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat. Sebelumnya, Marthen telah membuktikan dedikasinya dengan menjabat sebagai Bendahara Umum PWI Pusat. Keputusan ini diharapkan dapat membawa energi baru dan melanjutkan estafet kepemimpinan.
Pergantian tampuk pimpinan di posisi Sekretaris Jenderal ini juga berdampak pada posisi strategis lainnya. Haryo Ristamaji, Suprapto Sastro Atmojo, dan Kadirah kini dipercaya mengisi posisi Wakil Sekretaris Jenderal, membawa pengalaman dan pandangan baru untuk memperkuat fungsi sekretariat.
Tak hanya itu, posisi Bendahara Umum kini dipercayakan kepada Sumber Rajasa Ginting, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum. Untuk mendukung kelancaran tugas kebendaharaan, Badar Subur ditunjuk sebagai Wakil Bendahara Umum I dan Herlina sebagai Wakil Bendahara Umum II. Perubahan ini mencerminkan komitmen PWI Pusat untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan organisasi.
“Perubahan susunan pengurus ini dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan optimal serta menjaga kesinambungan program-program PWI Pusat, ” ujar Akhmad Munir, Senin (19/5/2026).
Reposisisi tidak hanya berhenti pada posisi Sekjen dan Bendahara Umum. Sejumlah bidang lain juga mengalami pergeseran untuk memperkuat struktur organisasi. Bidang Organisasi dan Keanggotaan tetap di bawah komando Zulkifli Gani Ottoh, didampingi Djoko Tetuko Abdul Latif sebagai Wakil Ketua. Bidang Pembinaan Daerah pun masih diketuai Mirza Zulhadi, dengan Novrizon Burman dan Sarjono sebagai Wakil Ketua.
Di Bidang Pendidikan, Agus Sudibyo kembali dipercaya memimpin, kini ditemani oleh Zarman Syah dan Iskandar Zulkarnain. Sementara itu, Bidang Kerjasama dan Kemitraan akan dinahkodai oleh Ariawan, dibantu oleh para wakil ketua yang berpengalaman: Amy Atmanto, M. Sarwani, Abdullah Sammy, dan Ki Agus Firdaus. Kolaborasi lintas bidang ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi PWI Pusat.
Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum kini diketuai oleh Anrico Pasaribu, dengan tambahan dukungan dari Baren Antoni Siagian dan Jimmy Endey sebagai wakil ketua. Di sisi lain, Bidang Hubungan Luar Negeri akan dipimpin oleh Irfan Junaidi, dengan Aldi Gultom sebagai wakil ketua, memperluas jangkauan PWI di kancah internasional.
Bidang Multimedia dan IT tetap menjadi tanggung jawab Hilman Hidayat, didukung oleh Merdi Sofansyah dan Agus Salim Alwi Hamu sebagai wakil ketua. Bidang Media dan Penyiaran pun masih diketuai oleh Auri Jaya, bersama Danang Sanggabuana dan Dede Apriadi. Terakhir, Bidang Pengelolaan Aset kini diketuai oleh Endang Werdiningsih, dibantu oleh Hari Wibowo dan Rabiatun Drakel.
Akhmad Munir mengungkapkan harapannya agar susunan kepengurusan yang baru ini dapat semakin memperkuat konsolidasi organisasi. Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan pengabdian dan semangat yang telah diwariskan oleh almarhum Zulmansyah Sekedang. Semangat ini, imbuhnya, adalah pondasi penting bagi PWI dan dunia pers nasional untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaiknya. (PERS)

Updates.