JAKARTA - Kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengamankan dan mengelola arus mudik serta arus balik Lebaran 2026 menuai pujian. Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, secara khusus mengapresiasi upaya Polri dalam menjaga kelancaran pergerakan jutaan masyarakat, terutama dalam mengendalikan kepadatan dan menunjukkan respons cepat di lapangan.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja keras menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik. Ini adalah capaian yang patut diapresiasi bersama, " ujar Dzulfikar dalam sebuah keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (02/04/2026).
Ia menyoroti strategi pengamanan yang diterapkan Polri, termasuk rekayasa lalu lintas yang cermat dan penempatan personel di titik-titik krusial. Langkah-langkah ini, menurutnya, mencerminkan kesiapan dan profesionalisme aparat dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang selalu terjadi setiap tahun.
Dzulfikar menambahkan bahwa berbagai langkah yang diambil Polri sangat terukur dan responsif. Kehadiran aparat di lapangan bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah adaptasi dinamis. Para petugas tidak hanya berjaga, tetapi mampu membaca situasi di lapangan dan mengambil keputusan cepat untuk mengurai potensi masalah.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi keberhasilan Polri dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik dan balik. Hal ini menjadi indikator penting efektivitas kebijakan pengamanan yang diterapkan.
"Kita melihat adanya upaya serius dalam meminimalisir kecelakaan. Edukasi kepada masyarakat, pengawasan, dan penegakan aturan berjalan dengan baik, " tutur Dzulfikar, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Menurut Dzulfikar, keberhasilan ini turut berkontribusi pada terjaganya suasana kondusif selama Hari Raya Idul Fitri, memungkinkan umat Islam menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Situasi yang aman dan kondusif ini menjadi modal penting bagi masyarakat untuk merayakan hari raya dengan penuh kekhusyukan.
"Kami berharap kinerja positif ini terus dipertahankan ke depan, " harap Dzulfikar.
Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho telah menyampaikan bahwa arus mudik dan balik Lebaran 2026 berhasil dikendalikan dari aspek pemeliharaan keamanan dan ketertiban (harkamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
Agus menjelaskan bahwa dari aspek harkamtibmas, tidak ada peristiwa menonjol yang terjadi. Sementara itu, dari sisi kamseltibcarlantas, terjadi penurunan angka fatalitas korban meninggal dunia sebesar 30 persen.
"Demikian juga jumlah kecelakaan lalu lintas Operasi Ketupat ditambah KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan), peristiwanya turun 7 persen, " tambahnya. (PERS)

Agus Suryonugroho