JAKARTA – Upaya memberantas kendaraan over dimension dan overload (ODOL) secara menyeluruh terus digenjot oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Target ambisius ditetapkan, yakni tuntas pada tahun 2027 melalui sebuah peta jalan komprehensif yang telah disusun bersama pemerintah.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menegaskan komitmen ini dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polri 2026 yang digelar di Gedung PTIK, Jakarta, pada Jumat (22/05/2026).
“Semoga di tahun 2027, over dimension dan overload ini bisa kita selesaikan dengan komprehensif, ” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Ia menjelaskan bahwa peta jalan strategis ini merupakan inisiatif dari Kementerian Perhubungan yang kini tengah disiapkan secara matang untuk menangani persoalan kendaraan ODOL yang kerap menimbulkan kerugian dan kecelakaan.
Lebih jauh, Korlantas Polri tidak hanya fokus pada penanganan ODOL. Transformasi Indonesia Safety Driving Center (ISDC) juga menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas dan kedisiplinan para pengemudi di Indonesia. Langkah nyata pun telah diambil, salah satunya dengan memberikan pelatihan intensif kepada 1.000 pengemudi Green SM Indonesia. Pelatihan ini dilakukan menyusul insiden kecelakaan yang melibatkan taksi perusahaan tersebut dengan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026.
“Ini sudah kami latih bertahap di ISDC di Serpong agar pengemudi betul-betul patuh, tertib, dan taat terhadap aturan lalu lintas, ” tegasnya, menunjukkan betapa seriusnya upaya pencegahan melalui edukasi.
Irjen Pol. Agus Suryonugroho berharap Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2026 ini dapat menjadi ajang strategis untuk menyatukan visi, memperkuat sinergi antarinstansi, serta mengevaluasi kinerja para pemangku kepentingan demi perbaikan layanan publik di sektor lalu lintas.
“Semoga kami bisa menghadirkan program-program strategis untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, dan merumuskan langkah kebijakan yang lebih terukur, berbasis data, serta berorientasi pada pelayanan publik, ” harapnya.
Rakernis Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran 2026 sendiri mengusung tema menarik, “Digitalisasi Layanan Polantas Guna Mendukung Transformasi Polri Presisi dalam Rangka Terwujudnya Asta Cita”, yang mencerminkan semangat adaptasi teknologi dalam pelayanan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, dan Ketua MKD DPR RI Nazaruddin Dek Gam. Kehadiran Dirut Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, serta Dirut PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar turut memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Pejabat utama Mabes Polri seperti Irwasum Polri Komjen Pol. Wahyu Widada, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Karyoto, dan Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z Panca Putra Simanjuntak juga tampak hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap agenda transformasi lalu lintas Polri. (PERS)

Agus Suryonugroho