BANGLI, BALI— Rangkaian Karya Besar Penataran Ageng Pura Taman Bebalang, Bangli, Bali, berlangsung khidmat dan meriah. Salah satu rangkaian penting berupa upacara Melasti dan Memasar Ida Betara Sakti Penataran Ageng Taman Bebalang diikuti lebih dari 1.000 umat pemedek. Rabu, (09/09/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara Melasti yang diikuti sejumlah Ida Betara, di antaranya Ida Betara Siwa Arca Barong Macan Song Landak serta Ida Betara Penataran Alit Taman Bali.
Upacara Melasti tersebut dipuput oleh dua sulinggih, yakni Ida Ratu Shri Begawan Putra Natha Anom Pemayun dan Ida Peranda Siwa Sekaton dari Geria Bitra, Gianyar.
Setelah prosesi Melasti selesai, rangkaian dilanjutkan dengan upacara Memasar yang berlangsung di Jaba Pura Puseh Bebalang. Dalam prosesi tersebut, Ida Betara Arca Barong Celeng Pura Pejenengan Taman Bali juga turut dimasar.
Upacara Memasar kembali dipuput oleh dua sulinggih, yaitu Ida Ratu Shri Begawan Putra Natha Bangli Anom Pemayun selaku Yajamana Karya dan Ida Peranda Siwa Geris Soka Bangli. Sementara Anak Agung Gede Wiraguna hadir sebagai Pengrajeg Karya.
Suasana sakral semakin terasa dengan iringan tabuh Semar Pegulingan serta pementasan sejumlah tarian sakral, seperti Rejang Renteng, Rejang Dewa dan Pendet.
Usai upacara Memasar, seluruh Ida Betara kemudian menuju Pura Penataran Ageng Taman Bebalang. Di depan Candi, dilaksanakan upacara Mendak Agung yang dipuput oleh Ida Peranda Siwa Geria Soka Bangli.

Ida Betara Ratu Mas Ngerajeg Karya hingga 11 September
Rangkaian karya besar tersebut juga diisi dengan prosesi mendak Ida Betara Ratu Mas Arca Barong Ketet di Pura Puseh Bebalang oleh warga Semeton Penataran Ageng Pura Taman.
Ida Betara Ratu Mas Arca Barong Ketet selanjutnya akan Ngerajeg Karya hingga puncak upacara pada 11 September 2026. Setelah itu, Ida Betara Ratu Mas dijadwalkan mewali atau kembali ke Pura Puseh Bebalang pada 12 September 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 WITA hingga sekitar pukul 21.00 WITA. Antusiasme umat terlihat dari kehadiran lebih dari 1.000 pemedek yang mengikuti rangkaian upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Ida Ratu Shri Begawan Putra Natha Bangli mengimbau seluruh pasemetonan untuk terus mempererat persatuan serta menjaga kerukunan, baik antarsemoton maupun antar-krama.
Menurutnya, pelaksanaan karya besar tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan upacara keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan kehidupan.
“Karya besar ini diselenggarakan untuk menjaga keselarasan antara alam dan manusia Buana Agung maupun Buana Alit. Semoga seluruh umat memperoleh anugerah, berkah, serta kecukupan sandang, pangan, dan papan, ” ungkap Ida Ratu Shri Begawan Putra Natha Bangli.
Prajuru Sampaikan Terima Kasih kepada Umat
Di penghujung rangkaian kegiatan, Prajuru Semeton Pura Penataran Taman Bebalang, Dewa Sang Mangku Dame Arta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh umat yang telah hadir serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan rangkaian Karya Besar Penataran Ageng Pura Taman Bebalang.

Ia berharap seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar hingga puncak karya dan membawa manfaat serta keharmonisan bagi seluruh umat.
Rangkaian Karya Besar Taman Bebalang ini sekaligus menjadi momentum bagi pasemetonan dan krama untuk memperkuat kebersamaan, menjaga kerukunan, serta melestarikan tradisi dan nilai-nilai spiritual yang diwariskan secara turun-temurun. Tampak hadir pula pada acara itu Pembina Bali Media Partner Edy Riyadi, Wakil Ketua I Wayan Budi Sugiana, Sekretaris Sang Ketut Rencana, dan Bendahara I Wayan Sumerta. (BMP)

Admin