Jajaki Penguatan Kemitraan, Wapres Gibran Sambut Menlu Laos

    Jajaki Penguatan Kemitraan, Wapres Gibran Sambut Menlu Laos
    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambut kunjungan kerja Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Laos, Thongsavan Phomvihane

    JAKARTA - Suasana hangat menyelimuti Istana Wakil Presiden pada Selasa (05/05/2026) saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambut kunjungan kerja Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Laos, Thongsavan Phomvihane. Agenda utama pertemuan ini adalah untuk mempererat jalinan kemitraan strategis antara Indonesia dan Laos.

    Kedatangan Wakil PM Phomvihane di Istana Wapres menandai momen penting, di mana ia disambut dengan penuh penghormatan oleh pasukan jajar kehormatan Paspampres. Kemeriahan semakin terasa dengan persembahan tarian Pendet Bali dari Sanggar Tari Khatulistiwa, sebuah apresiasi budaya yang indah.

    Wapres Gibran, yang telah menanti di halaman istana, dengan ramah menghampiri tamu kehormatannya begitu ia turun dari kendaraan. Mengenakan setelan jas hitam yang elegan, Wapres Gibran menyambut hangat Phomvihane dengan jabat tangan erat, diselingi obrolan ringan sembari mereka melangkah memasuki ruang utama Istana Wapres.

    Di ruang depan istana, Wapres Gibran mempersilakan Wakil PM Phomvihane untuk menorehkan jejaknya dalam buku tamu, sebuah tradisi yang tak lekang oleh waktu. Momen ini juga diabadikan melalui sesi foto bersama di hadapan para awak media, mengabadikan pertemuan bersejarah ini.

    Selanjutnya, kedua pemimpin negara memasuki ruang utama untuk memulai sesi pertemuan bilateral yang didampingi oleh delegasi masing-masing. Sesi saling memperkenalkan delegasi menjadi bagian penting, menunjukkan eratnya kolaborasi yang terjalin.

    Delegasi Indonesia yang hadir meliputi para wakil menteri dari Kabinet Merah Putih, termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta dan Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf. Sementara itu, perwakilan dari Laos yang turut hadir adalah Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Laos untuk Indonesia Khamfeuang Phanthaxay, Direktur Jenderal Departemen Asia-Pasifik dan Afrika Bounthanongsack Chanthalath, dan Direktur Jenderal Departemen ASEAN Sengdavanh Vongsay.

    Perlu dicatat, Indonesia dan Laos akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik pada tahun 2027. Kunjungan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat fondasi hubungan kedua negara menjelang tonggak sejarah tersebut. Sebelumnya, Wakil PM Thongsavan Phomvihane juga telah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, pada Senin (4/5/2026).

    wapres gibran laos kemitraan ri-laos diplomasi hubungan internasional istana wapres pertemuan bilateral
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Abdullah Rasyid: Sampah, Energi, dan Masa...

    Artikel Berikutnya

    Menhub Apresiasi Kesiapan Korlantas Polri...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Polsek Tanjung Mutiara Perketat Pengawasan SPBU Tiku, Cegah Penyalahgunaan Solar Subsidi
    Tim Kapak Merah Polsek IV Nagari Ringkus Pelaku Curanmor, Motor Curian Diamankan di Kelok 44
    Awasi Distribusi Solar Bersubsidi, Polres Agam Intensifkan Pengawasan SPBU di Kawasan Maninjau
    Polri Hadir di Tengah Duka, Kapolsek Tanjung Emas Pimpin Doa Pemakaman Remaja Korban Tenggelam
    Aktivis Anti Korupsi Kabupaten Pekalongan Adukan Dugaan Pengondisian Tender Rp.15 Miliar ke GNPK-RI Pusat

    Ikuti Kami