PADANG – Radio Republik Indonesia (RRI) Padang menggelar Dialog Khusus Hari Radio Ke-81 bertajuk “Radio dan Ketahanan Bangsa” pada Jumat (4/9/2026), pukul 10.00–11.00 WIB.
Dialog tersebut menghadirkan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., sebagai narasumber dan dipandu presenter Rita Ismael. Agenda Dialog Khusus RRI Padang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Radio Ke-81.
Pembahasan difokuskan pada posisi radio sebagai media penyiaran publik yang berperan dalam menyampaikan informasi, memperkuat persatuan, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan nasional.
Di tengah perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi, radio menghadapi tantangan untuk tetap relevan, tepercaya, dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Radio juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang terverifikasi dan mencegah penyebaran hoaks maupun narasi yang berpotensi memecah persatuan.
Dalam perspektif ketahanan bangsa, penyiaran tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan penyampaian informasi. Radio dapat menjadi ruang pendidikan publik, penguatan wawasan kebangsaan, pelestarian budaya, serta komunikasi cepat ketika terjadi bencana atau kondisi darurat.
Dialog tersebut turut menyoroti pentingnya adaptasi lembaga penyiaran terhadap perubahan perilaku masyarakat. Pemanfaatan siaran digital dan berbagai platform daring diperlukan agar pesan-pesan kebangsaan dapat menjangkau generasi muda tanpa meninggalkan karakter radio sebagai media yang dekat dengan masyarakat.
Ace Hasan Syadzily merupakan Gubernur Lemhannas RI ke-18 yang menjabat sejak 22 Oktober 2024. Sebelumnya, ia berkiprah sebagai akademisi dan anggota DPR RI serta aktif dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kemahasiswaan.
Masyarakat yang tidak mengikuti dialog secara langsung dapat menyaksikan kembali pembahasannya melalui kanal YouTube RRI Padang.
Melalui dialog tersebut, peringatan Hari Radio Ke-81 diharapkan memperkuat komitmen insan penyiaran untuk menghadirkan informasi yang mencerdaskan, mempersatukan masyarakat, dan mendukung ketahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (PERS)

Updates.