BRI Peduli TJSL Salurkan Bantuan Rp225 Juta untuk Pembangunan Penyengker Bale Serbaguna Banjar Adat Satra

    BRI Peduli TJSL Salurkan Bantuan Rp225 Juta untuk Pembangunan Penyengker Bale Serbaguna Banjar Adat Satra

    Bangli, 14 September 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana umum masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan dana sebesar Rp225 juta untuk pembangunan tembok penyengker Balai Serbaguna Banjar Adat Satra, Desa Satra, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

    Bantuan tersebut telah diserahkan dan diterima oleh pihak pengelola sejak April 2026. Saat ini, pembangunan fisik tembok penyengker telah rampung 100 persen dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan.

    Branch Office Head BRI Bangli Muhammad Fatchurrachman mengatakan, dukungan melalui program BRI Peduli TJSL merupakan bentuk komitmen BRI untuk dapat memberikan manfaat dan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

    “Melalui program BRI Peduli TJSL, kami berupaya untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui dukungan terhadap pembangunan sarana dan prasarana umum. Kami berharap bantuan pembangunan penyengker Balai Serbaguna Banjar Adat Satra ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung berbagai aktivitas sosial, budaya, keagamaan, dan kemasyarakatan yang dilaksanakan di tempat ini, ” ujar Muhammad Fatchurrachman.

    Ia menambahkan, keberadaan sarana dan prasarana umum yang memadai diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat secara lebih optimal sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman.

    “Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat sehingga pembangunan ini dapat diselesaikan dengan baik. Semoga fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Banjar Adat Satra, ” tambahnya.

    Ketua Panitia Pembangunan, I Gede Dana, mengatakan bantuan yang diterima dari program tanggung jawab sosial tersebut telah dialokasikan secara optimal untuk menyelesaikan pembangunan tembok penyengker yang dilengkapi dengan ornamen candi bentar.

    “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak BRI atas bantuan ini. Sebelum ada bantuan, balai serbaguna kami belum memiliki tembok penyengker sehingga kawasannya masih sangat terbuka, ” ujar Gede Dana, Selasa (8/9/2026).

    Menurutnya, keberadaan tembok penyengker memiliki peran penting karena Balai Serbaguna Banjar Adat Satra digunakan untuk berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan desa, sekolah, hingga kegiatan ritual keagamaan.

    “Namanya balai serbaguna, jadi memang sering digunakan untuk berbagai kegiatan. Areanya luas dan lokasinya sangat strategis. Sebelum dilengkapi tembok permanen, setiap ada kegiatan adat besar seperti upacara Ngaben, warga harus membuat penyengker darurat terlebih dahulu, ” jelasnya.

    Selain memiliki aula dan area balai yang luas, kompleks fasilitas umum di Desa Satra tersebut juga dilengkapi dengan lapangan sepak bola dan lapangan voli yang turut dimanfaatkan masyarakat.

    Dengan rampungnya pembangunan tembok penyengker dan candi bentar, kawasan Balai Serbaguna Banjar Adat Satra kini menjadi lebih tertata serta dapat menunjang berbagai kegiatan masyarakat secara lebih optimal.

    Melalui program BRI Peduli TJSL, BRI terus berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap pembangunan sarana dan prasarana umum yang menunjang aktivitas sosial kemasyarakatan.

    bripedul
    Admin

    Admin

    Artikel Sebelumnya

    Lapas Lhokseumawe Ikuti Pengarahan Persiapan...

    Artikel Berikutnya

    Patroli Dharma Dewata, Imigrasi Bali Amankan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kopka Kadek Parta Kawal Puncak Karya di Pura Khayangan Jagat Puncak Mundi
    Pasiter Kodim Klungkung Hadiri Rakor Kesiapan Verifikasi dan Validasi KDKMP
    Koptu Nengah Adnyana Dampingi Pelaksanaan Pasar Murah
    *Jual Beli Data Pribadi dan Lacak Identitas via Telegram, Tiga Pemuda Ditangkap Polda Jabar*
    *Raup Untung dari Kebocoran Data di Telegram, Tersangka "Doxing" Terancam 9 Tahun Penjara*

    Ikuti Kami