Terima Forum KPAID Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi: Keluarga Fondasi Utama Pembinaan Generasi Muda

    Terima Forum KPAID Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi: Keluarga Fondasi Utama Pembinaan Generasi Muda
    Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, SE., MM

    BANDUNG - Di tengah gejolak zaman yang tak henti menerpa, masa depan generasi muda Jawa Barat ibarat fenomena gunung es. Permukaannya mungkin tampak tenang, namun di kedalamannya tersimpan potensi masalah sosial yang mengkhawatirkan jika dibiarkan.

    Menyadari urgensi ini, Forum Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Jawa Barat menggelar pertemuan penting dengan Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, di Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, pada Rabu (24/6/2026). Pertemuan ini menjadi ruang refleksi mendalam tentang masa depan generasi muda dan persiapan menghadapi Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2026.

    Ketua Forum KPAID Jawa Barat, Ato Rinanto, memaparkan data yang mengejutkan. Dari total 52 persen populasi Jawa Barat, 34 persen adalah anak-anak yang kini menghadapi tantangan zaman penuh distorsi moral. Generasi muda kita, ungkap Ato, semakin akrab dengan delapan ancaman krusial yang siap merusak mental dan psikologis mereka.

    “Anak-anak kita hari ini sudah didekatkan dengan gajet, seks bebas, tindakan kriminal, eksploitasi, bullying (perundungan), hingga paparan radikalisme. Bahkan sejak dalam kandungan, ancaman stunting sudah mengintai, ” ujar Ato dengan nada prihatin.

    Lebih memprihatinkan lagi, jeratan narkotika dan zat adiktif memilah sasaran tanpa pandang bulu. “Anak dari keluarga menengah ke bawah kini sangat dekat dengan alkohol, sementara anak dari keluarga menengah ke atas didekatkan dengan narkoba. Ini butuh penanganan yang sangat serius, ” tambahnya.

    Menyadari ancaman yang mengintai, Forum KPAID Jawa Barat menegaskan bahwa benteng pertahanan terbaik bukanlah di ruang kelas atau lembaga hukum, melainkan di dalam rumah. Keluarga adalah kunci utama.

    “Kunci utamanya adalah keluarga. Semua masalah anak berawal dari keluarga. Sosok orang tua harus bisa menjadi pelindung utama yang menjaga keluarganya, terutama anak-anak mereka, ” tutur Ato.

    Refleksi nyata dari kekuatan keluarga ini terpancar dari sosok Mayjen TNI Kosasih. Sang Panglima, yang dijuluki 'Jenderal Santri', adalah bukti bagaimana pola asuh penuh kasih dan keterbatasan keluarga sederhana mampu melahirkan pemimpin besar. Ia berbagi kisah masa kecilnya yang menyentuh hati, di mana keberhasilannya meraih tongkat komando tertinggi Kodam III/Siliwangi tak lepas dari kekuatan doa orang tuanya. (PERS)

    pendidikan keluarga anak generasi muda peran orang tua inspirasi mayjen tni kosasih jenderal santri
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Letkol Kav Dicky Hadiri Pengesahan Warga...

    Artikel Berikutnya

    Agustiar Syah Nur, Rektor Pertama Universitas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pelindung  dan Sahabat Warga, Jejak Langkah Babinsa di Malam Hari
    Salah Satu Bentuk Kepedulian Kepada Warga , Babisa Koramil 0804/01 Magetan  Laksanakan Takziah
    TNI DAN UNSUR KEWILAYAHAN BERSAMA MASYARAKAT BEBERSIH JALAN INDRAYASA DALAM RANGKA HJKB KE-216
    Aksi sigap dan reaksi gerak cepat, Personil Koramil 0804-03/Panekan bersama tim gabungan penanganan Karhutla di wilayah Gunung Lawu
    Manfaatkan Medsos, Persit Kodim 0804/Magetan Harus Bijak

    Ikuti Kami