Demi menjaga ketenteraman dan kenyamanan warga, Polsek Teluknaga, di bawah komando Polres Metro Tangerang Kota, secara intensif menggelar kegiatan kepolisian "Cipta Kondisi" yang merupakan implementasi dari program "Jaga Jakarta". Langkah proaktif ini dirancang khusus untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di seluruh wilayah hukum Polsek Teluknaga.
Operasi yang dimulai pada Rabu, 9 September 2026, pukul 01.00 WIB ini melibatkan 13 personel yang dipimpin langsung oleh IPDA Binsar Parulian Hutabarat, SH, MH, selaku Kanit Reskrim Polsek Teluknaga. Apel kesiapan digelar di halaman Polsek Teluknaga, Jl. Raya Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Semangat untuk menjaga lingkungan, warga, amanah, dan aturan, yang menjadi pilar "Jaga Jakarta", terasa kental di antara para petugas.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan "Razia Stasioner" yang berlangsung dari pukul 01.15 hingga 02.00 WIB di depan Alun-alun Teluknaga. Di titik ini, petugas dengan sigap melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kendaraan, individu, serta kelompok remaja atau pemuda yang dicurigai, demi memastikan tidak ada hal mencurigakan yang lolos.
Selanjutnya, pada pukul 02.00 WIB, patroli mobile dilancarkan ke berbagai penjuru wilayah. Fokus utama patroli ini adalah mencegah aksi tawuran antarwarga dan mengantisipasi tindak kejahatan jalanan (3C), yang seringkali meresahkan masyarakat.
Sasaran kegiatan operasi ini mencakup area-area strategis yang rentan terhadap gangguan kamtibmas, meliputi perumahan, pusat perbelanjaan dan pertokoan, obyek vital, kantor-kantor pemerintahan, perbankan, serta tempat-tempat keramaian masyarakat. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada upaya pencegahan aksi vandalisme.
Berbagai bentuk pelaksanaan kegiatan dilakukan secara komprehensif. Mulai dari patroli mobile di lokasi-lokasi yang menjadi sasaran, hingga dialog interaktif dan pemberian himbauan kamtibmas kepada elemen masyarakat, petugas keamanan swasta (satpam), dan para pengemudi ojek. Pemantauan terhadap kejahatan jalanan, deteksi dini terhadap coretan vandalisme di titik-titik strategis, serta pengawasan ketat di area rawan kejahatan dan tawuran, menjadi prioritas utama.
Hingga laporan ini disampaikan, "Operasi Cipta Kondisi Implementasi Jaga Jakarta" berjalan lancar tanpa adanya temuan menonjol yang signifikan. Situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif, menunjukkan efektivitas langkah-langkah pencegahan yang telah diambil.
Kegiatan kepolisian ini dilaksanakan melalui kombinasi strategis antara razia stasioner dan patroli mobile, yang terbukti efektif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Dimas, S.H.