Tangerang — Polres Metro Tangerang Kota terus mendorong program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan untuk penanaman jagung. Terbaru, personel Polsek Jatiuwung melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan PT Vonix Latexindo, Kampung Ledug, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.
Pengecekan dilakukan Unit Binmas Polsek Jatiuwung pada Kamis Siang (3/9/2026). Personel yang turun langsung yakni Aiptu Purniawan, Aiptu Zaenudin, dan Aipda Nuri Eka.
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Eko Bagus Riyadi, Menjelaskan Dalam kegiatan tersebut, petugas memantau perkembangan tanaman sekaligus kondisi lahan yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Dua orang anggota kelompok tani juga terlihat melakukan pengecekan di area lahan penanaman jagung.
"Personel terus melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung secara berkala, termasuk kondisi tanaman dan kebutuhan pengairannya. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan tanaman tetap terjaga hingga masa panen, " kata Eko Bagus Dalam Keterangannya Kamis (3/9/2026).
Total terdapat beberapa tahap penanaman jagung di lahan tersebut. Penanaman pertama dilakukan pada 5 Juli 2026 dengan luas 7.000 meter persegi dan diproyeksikan panen pada 5 November 2026.
Kemudian, penanaman kedua dilakukan pada 28 Juli 2026 dengan luas 1 hektare dan dijadwalkan panen pada 28 November 2026. Penanaman ketiga dilakukan pada 15 Agustus 2026 dengan luas 5.000 meter persegi, sedangkan penanaman keempat dilakukan pada 23 Agustus 2026 dengan luas 7.000 meter persegi.
Dengan demikian, luas lahan yang telah ditanam dalam empat tahap tersebut mencapai sekitar 3, 2 hektare.
"Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan. Kami akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan bersama kelompok tani agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan hasil panennya maksimal, " ujar Eko.
Dari hasil pengecekan, sejumlah tanaman jagung telah mulai menunjukkan pertumbuhan dengan tinggi sekitar 11 hingga 40 sentimeter. Sementara sebagian tanaman lainnya telah mencapai ketinggian hingga sekitar 1 meter.
Namun, kondisi cuaca panas dan keterbatasan pasokan air menjadi salah satu tantangan dalam proses budidaya. Beberapa tanaman dilaporkan mengalami perubahan warna sehingga pengairan dilakukan secara berkala.
Selain persoalan air, petugas juga menemukan sebagian tanaman yang terserang hama. Kondisi tersebut telah diantisipasi dengan pemberian obat ant hama serta perawatan secara berkala.
"Cuaca panas dan ketersediaan air menjadi perhatian kami. Karena itu, pengairan dilakukan secara berkala dan tanaman juga diberikan pupuk serta penanganan terhadap hama. Harapannya pertumbuhan tanaman tetap optimal sampai masa panen, " tuturnya.
Polres Metro Tangerang Kota memastikan pengecekan dan perawatan tanaman akan terus dilakukan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga produktivitas lahan sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Dimas, S.H.