MAKASSAR – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., mengajak 2.462 mahasiswa baru Pascasarjana Universitas Hasanuddin menjadi pembelajar sepanjang hayat, berpikir kritis, dan berkontribusi menentukan masa depan bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kuliah umum pada rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Pascasarjana Unhas di Baruga A.P. Pettarani, Makassar, Kamis (13/8/2026).
Ace mengatakan pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang mampu membaca perubahan dan mengambil bagian dalam pembangunan nasional. “Hanya melalui pendidikan, kita dapat tumbuh sebagai bangsa yang kokoh, ” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya membangun kemampuan intelektual, tetapi juga karakter dan kesadaran kebangsaan. Perguruan tinggi harus membekali mahasiswa agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di tingkat nasional maupun global.
Ace menilai Unhas memiliki modal historis sebagai salah satu pusat pembentukan karakter kebangsaan. Nilai perjuangan Sultan Hasanuddin yang melekat dalam identitas kampus dinilai dapat menjadi bagian penting dari pendidikan karakter mahasiswa.
Posisi Unhas di kawasan Indonesia Timur juga dinilai strategis karena wilayah tersebut memiliki berbagai potensi yang dapat mendukung kemajuan nasional. Potensi itu membutuhkan sumber daya manusia unggul untuk mengelola dan mengembangkannya.
“Mahasiswa di kawasan ini harus melihat dirinya sebagai bagian penting dari masa depan pembangunan nasional. Mereka perlu berpikir transformatif, adaptif, dan visioner serta mengembangkan potensi Indonesia Timur untuk memperkuat pembangunan bangsa, ” kata Ace.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan geopolitik, teknologi, dan hubungan antarnegara menuntut generasi muda memiliki wawasan luas serta pijakan kebangsaan yang kuat. Mahasiswa sebagai calon pemimpin perlu berani mengambil peran, membaca dinamika global, dan merespons perubahan secara kritis.
Ace mengapresiasi pelaksanaan PKKMB Pascasarjana Unhas sebagai ruang untuk membangun kesadaran mengenai pendidikan dan karakter kebangsaan. Perguruan tinggi dinilai memiliki tanggung jawab menyiapkan sumber daya manusia unggul di tengah perubahan lingkungan global yang semakin kompleks.
“Jadilah generasi yang terus membawa perubahan, menjadi pembelajar sepanjang hayat, berpikir kritis, memiliki integritas, dan mencintai tanah air. Apa yang dipelajari di perguruan tinggi harus menjadi bekal untuk memberikan kontribusi dan menghadirkan perubahan bagi masyarakat serta bangsa, ” pesan Ace.
Kuliah umum tersebut diharapkan mendorong mahasiswa memanfaatkan masa studi untuk memperluas wawasan, mengasah kepemimpinan, memperkuat integritas, dan mengambil peran dalam pembangunan nasional. (PERS)

Ibrahim