JAKARTA – Pelayanan prima (service excellence) tidak selalu soal kecepatan transaksi digital, melainkan juga tentang kepedulian nyata yang menyentuh hati nasabah. Hal inilah yang tecermin di BRI Unit Meruya Selatan, di mana aksi sigap seorang petugas dalam membantu seorang nasabah lanjut usia (lansia) menuai apresiasi hangat.
Dalam sebuah momen yang penuh kehangatan, terlihat dengan jelas ketulusan dari staf BRI. Tanpa ragu, petugas tersebut langsung beranjak dari meja layanannya untuk mendampingi, memapah, dan menuntun sang nenek yang tampaknya membutuhkan bantuan fisik saat berada di area operasional bank.
Sikap ramah dan senyuman yang tulus dari petugas membuat nasabah lansia tersebut merasa aman, dihargai, dan nyaman selama menyelesaikan keperluannya.
"Kami selalu dididik untuk menomorsatukan kenyamanan seluruh nasabah, terutama para lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil yang membutuhkan perhatian ekstra. Bagi kami, mereka adalah bagian dari keluarga besar BRI, " ujar perwakilan manajemen BRI Unit Meruya Selatan saat dimintai keterangan terkait aksi humanis stafnya.
Langkah responsif yang ditunjukkan oleh staf BRI Unit Meruya Selatan ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah masifnya digitalisasi perbankan, aspek empati, keramahan, dan ketulusan pelayanan langsung (human touch) tetap menjadi fondasi utama BRI dalam melayani masyarakat hingga ke berbagai lapisan.(*)

Admin