BRI BO Rangkasbitung Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas III Rangkasbitung melalui Digitalisasi Layanan Perbankan

    BRI BO Rangkasbitung Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas III Rangkasbitung melalui Digitalisasi Layanan Perbankan

    LEBAK – Dalam upaya memperkuat kemitraan strategis serta mendukung transformasi layanan keuangan yang modern dan inklusif, Pemimpin Cabang BRI Branch Office Rangkasbitung, Eko Mandala Saputra, melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Muarif Khakim, A.Md.P., S.H., beserta jajaran.

    Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin baik antara BRI dan Lapas Kelas III Rangkasbitung. Selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan tersebut juga menjadi wadah diskusi mengenai berbagai peluang sinergi yang dapat dikembangkan ke depan.

    Dalam kesempatan tersebut, Eko Mandala Saputra menyampaikan komitmen BRI untuk terus mendukung kebutuhan layanan perbankan di lingkungan Lapas melalui berbagai solusi digital yang aman, cepat, dan efisien. Menurutnya, digitalisasi perbankan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan serta mendukung tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.

    “Kami mengapresiasi hubungan baik yang telah terjalin dengan Lapas Kelas III Rangkasbitung. BRI siap menghadirkan berbagai layanan dan inovasi digital perbankan guna mendukung kebutuhan transaksi keuangan pegawai maupun operasional institusi secara lebih mudah dan efisien, ” ujar Eko Mandala Saputra.

    Fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut mencakup optimalisasi pemanfaatan layanan digital perbankan bagi seluruh pegawai Lapas, termasuk pengelolaan rekening payroll, transaksi keuangan berbasis digital, serta pemanfaatan berbagai fitur layanan perbankan yang dapat menunjang aktivitas operasional sehari-hari.

    Selain membahas layanan perbankan, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai potensi kolaborasi dalam program pemberdayaan ekonomi dan literasi keuangan bagi warga binaan, khususnya mereka yang tengah menjalani masa asimilasi. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan dalam memahami pengelolaan keuangan, membangun kemandirian ekonomi, serta mempersiapkan diri untuk kembali beradaptasi dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.

    Menurut Eko, literasi keuangan merupakan salah satu aspek penting dalam membangun kemandirian individu. Oleh karena itu, BRI mendukung berbagai program edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat dan produktif, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan.

    Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Muarif Khakim, menyambut baik kunjungan dan inisiatif yang disampaikan BRI. Ia berharap kerja sama yang telah berjalan dapat terus diperkuat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi pegawai maupun warga binaan.

    Melalui kunjungan ini, BRI BO Rangkasbitung kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dengan berbagai institusi di Kabupaten Lebak dalam rangka memperluas akses layanan keuangan, mendukung transformasi digital, serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif, produktif, dan mandiri secara ekonomi.

    #bri #bo rangkasbitung #lapas kelas iii #sinergi
    Admin

    Admin

    Artikel Sebelumnya

    BRI BO Rangkasbitung Hadiri Pisah Sambut...

    Artikel Berikutnya

    Agustiar Syah Nur, Rektor Pertama Universitas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kopka Kadek Parta Kawal Puncak Karya di Pura Khayangan Jagat Puncak Mundi
    Pasiter Kodim Klungkung Hadiri Rakor Kesiapan Verifikasi dan Validasi KDKMP
    Koptu Nengah Adnyana Dampingi Pelaksanaan Pasar Murah
    *Jual Beli Data Pribadi dan Lacak Identitas via Telegram, Tiga Pemuda Ditangkap Polda Jabar*
    *Raup Untung dari Kebocoran Data di Telegram, Tersangka "Doxing" Terancam 9 Tahun Penjara*

    Ikuti Kami