Labuan, Banten – Sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya sadar risiko di lingkungan kerja, BRI Branch Office (BO) Labuan menyelenggarakan Edukasi Brilian Sadar Risiko dengan mengangkat tema Blackout. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja sebagai bentuk penguatan pemahaman terhadap mitigasi risiko operasional dalam menghadapi potensi gangguan pemadaman listrik.
Materi edukasi disampaikan oleh Iwan Setiawan selaku Manager Risk & Regional Compliance (MRRC) BRI BO Labuan. Dalam paparannya, Iwan menjelaskan berbagai potensi risiko yang dapat timbul akibat kondisi blackout, serta langkah-langkah mitigasi yang harus dilakukan untuk memastikan operasional dan pelayanan kepada nasabah tetap berjalan sesuai prosedur.
Pemimpin Cabang BRI BO Labuan, Affis Broto Kusumo, menegaskan bahwa peningkatan kesadaran risiko merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional dan kualitas layanan BRI.
"Budaya sadar risiko harus menjadi bagian dari keseharian setiap insan BRILian. Melalui edukasi ini, kami ingin memastikan seluruh pekerja memahami prosedur yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi darurat, sehingga operasional tetap berjalan dengan baik dan pelayanan kepada nasabah tetap optimal, " ujar Affis.
Selain membahas prosedur penanganan saat terjadi pemadaman listrik, kegiatan ini juga mengingatkan seluruh pekerja untuk memanfaatkan sumber daya cadangan sesuai ketentuan, menjaga keamanan aset perusahaan, serta mengedepankan keselamatan dan kelancaran layanan kepada nasabah.
Melalui program Brilian Sadar Risiko, BRI BO Labuan terus memperkuat budaya manajemen risiko di lingkungan kerja sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan operasional yang tangguh, andal, dan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.(*)

Admin