
TANGERANG — Polres Metro Tangerang Kota terus mengintensifkan patroli preventif melalui kegiatan Cipta Kondisi dalam rangka Jaga Jakarta+ untuk mengantisipasi berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), Senin (14/9/2026) dini hari.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 00.30 WIB hingga 04.00 WIB tersebut dilakukan dengan patroli mobile dan menyalakan lampu rotator biru atau blue light patrol di sejumlah titik yang dinilai rawan pada jam-jam malam hingga dini hari.
Patroli menjadi bagian dari implementasi Jaga Jakarta+ yang mengedepankan empat nilai, yakni Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Jaga Aturan dan Jaga Amanah.
Dalam pelaksanaannya, personel menyusuri sejumlah ruas jalan utama dan kawasan permukiman serta titik yang menjadi jalur aktivitas masyarakat. Pengawasan dilakukan secara mobile untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga.
Sejumlah ruas yang menjadi sasaran patroli antara lain Jalan KH Hasyim Ashari, Jalan Maulana Hasanuddin, Jalan Benteng Betawi, Jalan Irigasi Sipon, kawasan Portal Gondrong, Jalan H. Mansur, Jalan KH Ahmad Dahlan hingga kawasan Green Lake City dan Metland Puri.
Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan kegiatan stasioner secara selektif sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Sasaran patroli meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, debt collector, begal, tawuran, geng motor dan balap liar.
Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengantisipasi penipuan, hipnotisme dan vandalisme, serta melaksanakan dialogis interaktif dengan masyarakat.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar, S.H., S.I.K. mengatakan patroli pada jam-jam rawan merupakan langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.
“Patroli Jaga Jakarta+ merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami terus melakukan pengawasan pada jam-jam rawan untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari kejahatan jalanan hingga tawuran, ” ujar Herbin.
Ia menegaskan, personel di lapangan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan bertindak sesuai dengan prosedur dalam setiap kegiatan kepolisian.
“Kami mengedepankan tindakan yang humanis, profesional dan sesuai SOP. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, ” katanya.
Herbin juga mengajak masyarakat untuk turut berperan menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan agar dapat segera kami tindak lanjuti, ” ucapnya.
Dari hasil kegiatan, situasi di sejumlah titik yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif. Tidak terdapat orang, kendaraan maupun barang bukti yang diamankan selama kegiatan berlangsung.
Patroli Jaga Jakarta+ tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Metro Tangerang Kota untuk terus menghadirkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya pada waktu dan lokasi yang memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas.

Dimas, S.H.