
TANGERANG — Polres Metro Tangerang Kota melalui jajaran kepolisian kembali menggelar Patroli Cipta Kondisi dalam rangka implementasi Jaga Jakarta+ pada Kamis (17/9/2026) dini hari. Patroli dilakukan untuk mengantisipasi berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas).
Sekitar pukul 00.30 WIB, personel bergerak melaksanakan patroli mobile dengan menyalakan lampu rotator biru atau Blue Light Patrol. Patroli menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan sekaligus menjadi titik singgung patroli Rayon 1.
Tiga titik singgung yang dipantau yakni Jalan KH Hasyim Ashari di kawasan TL Gondrong, Jalan Utama Banjar Wijaya, serta kawasan Green Lake City-Metland. Patroli tersebut dilakukan untuk memperkuat pemantauan antarkawasan dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan kegiatan razia stasioner di Jalan KH Hasyim Ashari, Kelurahan Kenanga.
Patroli kemudian dilanjutkan menyusuri sejumlah ruas jalan, mulai dari Jalan KH Hasyim Ashari, TL Gondrong, Jalan H. Mansyur, kawasan GLC/Metland, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Irigasi Sipon, Jalan Maulana Hasanuddin hingga kawasan Perumahan Banjar Wijaya sebelum kembali ke Mako.
Sasaran patroli meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, debt collector, balap liar, geng motor dan tawuran warga.
Personel juga melakukan pemantauan terhadap arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi penipuan, hipnotisme dan vandalisme.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar, S.H., S.I.K., mengatakan kegiatan patroli dini hari merupakan langkah preventif untuk memastikan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
"Patroli Jaga Jakarta+ kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, " ujar Herbin.
Menurutnya, pelaksanaan patroli juga mengedepankan pendekatan humanis serta kepatuhan terhadap prosedur dalam setiap kegiatan kepolisian.
"Personel kami arahkan untuk melakukan pemantauan secara humanis dan sesuai prosedur. Selain mencegah kejahatan, patroli juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dengan masyarakat dan mengajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, " katanya.
Herbin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
"Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran, balap liar atau aktivitas mencurigakan lainnya, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti, " imbaunya.
Kapolsek Cipondoh Kompol Yudha Prakoso, S.I.K., M.A., mengatakan patroli dilakukan secara mobile dengan memanfaatkan lampu rotator biru sebagai penanda kehadiran polisi di lapangan.
"Patroli dilaksanakan dengan menyasar titik-titik yang dianggap rawan dan dilakukan pada jam-jam rawan. Blue Light Patrol menjadi salah satu upaya kami untuk meningkatkan kehadiran polisi sekaligus mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas, " ujar Yudha.
Dari hasil kegiatan, tidak ada orang, kendaraan maupun barang bukti yang diamankan. Patroli Cipta Kondisi Jaga Jakarta+ berakhir sekitar pukul 04.00 WIB dengan situasi aman dan kondusif.

Dimas, S.H.