PANDEGLANG – Babinsa Desa Saninten Koramil 0103/Banjar, Serka Yusup Saepudin, melaksanakan silaturahmi dengan Kepala Desa Saninten beserta jajaran perangkat desa di Kantor Kepala Desa Saninten, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (1/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi dengan pemerintah desa dalam mendukung pelaksanaan pembinaan wilayah.
Dalam pertemuan itu, Serka Yusup Saepudin berdialog bersama Kepala Desa Saninten Mulyana, S.E., sekretaris desa, dan perangkat desa mengenai berbagai kondisi wilayah. Pembahasan mencakup keamanan dan ketertiban lingkungan, pelayanan masyarakat, pembangunan desa, kondisi sosial warga, serta langkah bersama dalam mengantisipasi berbagai persoalan yang berpotensi muncul di tengah masyarakat.
Kepala Desa Saninten Mulyana, S.E., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang secara aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
“Silaturahmi ini sangat penting karena melalui komunikasi yang baik, pemerintah desa dan Babinsa dapat saling bertukar informasi mengenai kondisi masyarakat. Kami berharap koordinasi seperti ini terus dilaksanakan agar setiap persoalan di desa dapat dideteksi dan ditangani bersama sejak dini, ” kata Mulyana.
Menurutnya, keberadaan Babinsa memberikan dukungan positif bagi pemerintah desa, khususnya dalam menjaga keamanan, membangun kebersamaan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan.
Babinsa Desa Saninten Serka Yusup Saepudin mengatakan, silaturahmi dengan kepala desa dan perangkat desa merupakan salah satu sarana untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai perkembangan wilayah binaan.
“Sebagai Babinsa, kami harus mengetahui kondisi wilayah secara menyeluruh, baik aspek keamanan, sosial, ekonomi maupun kehidupan masyarakat. Melalui silaturahmi ini, koordinasi antara Babinsa dan pemerintah desa diharapkan semakin kuat sehingga setiap perkembangan dapat segera ditindaklanjuti bersama, ” ujar Yusup.
Ia menegaskan bahwa pembinaan wilayah tidak dapat dilaksanakan secara sendiri-sendiri. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh unsur masyarakat.
“Kami mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kerukunan, dan kebersihan lingkungan. Apabila terdapat persoalan atau kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban, segera sampaikan agar dapat dicarikan solusi secara cepat dan tepat, ” tambahnya.
Danramil 0103/Banjar Lettu Inf. Deny Dimyati menjelaskan bahwa komunikasi langsung dengan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial.
“Babinsa merupakan ujung tombak satuan kewilayahan yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat. Karena itu, Babinsa harus membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah desa serta memahami berbagai perkembangan yang terjadi di wilayah binaannya, ” kata Deny.
Ia meminta para Babinsa untuk terus meningkatkan kemampuan komunikasi, kepekaan sosial, dan koordinasi lintas sektor sehingga kehadiran TNI benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Silaturahmi bukan sekadar pertemuan, tetapi sarana untuk menyatukan pemahaman, membangun kepercayaan, serta merumuskan langkah bersama dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan desa, ” tegasnya.
Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf. Afri Suwandi Ritonga mengatakan bahwa sinergi Babinsa dengan pemerintah desa memiliki peran strategis dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
“Keberhasilan pembinaan wilayah sangat bergantung pada kekuatan komunikasi dan kerja sama seluruh unsur yang ada di desa. Babinsa harus mampu menjadi penghubung, pendengar, sekaligus mitra yang membantu masyarakat menemukan jalan keluar terhadap berbagai persoalan, ” ujarnya.
Dandim juga menekankan pentingnya deteksi dan cegah dini terhadap setiap potensi gangguan di wilayah.
“Informasi dari kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat menjadi bahan penting bagi Babinsa dalam memetakan kondisi wilayah. Dengan koordinasi yang kuat, persoalan kecil dapat diselesaikan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, ” katanya.
Sementara itu, Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi menyampaikan bahwa pembinaan teritorial harus dilaksanakan secara humanis, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Babinsa harus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang santun dan solutif. Silaturahmi dengan pemerintah desa merupakan salah satu langkah nyata untuk membangun komunikasi dua arah serta memperkuat ketahanan wilayah dari tingkat desa, ” tutur Daru Cahyadi.
Menurut Danrem, kekuatan wilayah tidak hanya ditentukan oleh kondisi keamanan, tetapi juga oleh kerukunan, kepedulian sosial, dan kemampuan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat harus terus dipelihara melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Koordinasi yang baik antara Babinsa dan pemerintah desa akan menjadi fondasi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, produktif, dan sejahtera, ” tambahnya.
Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa setiap prajurit kewilayahan harus mampu membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat.
“Babinsa harus memahami denyut kehidupan masyarakat di wilayah binaannya. Kehadiran mereka bukan hanya untuk memantau kondisi keamanan, tetapi juga membantu membangun optimisme, kebersamaan, dan semangat gotong royong, ” kata Pangdam.
Pangdam menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung keberhasilan pembangunan nasional.
“Jadikan silaturahmi sebagai pintu masuk untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memperkuat sinergi. TNI harus senantiasa hadir sebagai bagian dari solusi serta menjadi kekuatan yang menyatu dengan rakyat, ” tegas Mayor Jenderal TNI Kosasih.
Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, Babinsa dan Pemerintah Desa Saninten berkomitmen meningkatkan pertukaran informasi serta memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan, mendukung program pembangunan, dan menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat secara cepat, tepat, dan musyawarah. (PERS)

Updates.